• Home
  • Nutrisi
  • 6 Makanan Antiinflamasi yang Membantu Meredakan Peradangan

6 Makanan Antiinflamasi yang Membantu Meredakan Peradangan

Peradangan dalam tubuh sebenarnya adalah salah satu respon tubuh terhadap kerusakan sel atau adanya benda asing seperti kuman atau virus di dalam tubuh. Jika tidak ditangani dengan tepat, peradangan ini dapat berkembang menjadi peradangan kronis, misalnya radang sendi. Selain meredakannya dengan obat-obatan, Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang bersifat antiinflamasi. Apa saja makanan pereda radang yang bisa Anda konsumsi sehari-hari?

 

Pilihan makanan antiinflamasi

Menu makanan yang tepat dapat memperbaiki kondisi kesehatan seseorang, termasuk saat mengalami peradangan. Dilansir dari laman Health Harvard, sebuah penelitian menyebutkan bahwa orang yang banyak makan buah-buahan dan sayuran cenderung memiliki kadar protein C-reaktif–protein yang mengukur keseluruhan kadar peradangan dalam tubuh–lebih rendah.

 

Beberapa makanan antiinflamasi yang bisa Anda konsumsi setiap hari di antaranya:

1. Gandum utuh

Biji-bijian seperti gandum utuh dapat mendorong pertumbuhan bakteri sehat di dalam tubuh Anda. Bakteri ini kemudian menghasilkan senyawa yang membantu peradangan. Anda dapat mengonsumsi gandum utuh dalam bentuk roti gandum atau bubur gandum dengan topping minyak zaitun. Minyak zaitun juga memiliki manfaat antiinflamasi dan membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kadar kolesterol.

2. Teh hijau

Teh hijau mengandung katekin dan flavanol yang dianggap dapat mengurangi peradangan. Teh hijau juga mengandung epigallocetaechin-3-gallate (EGCG) yang menurunkan peradangan di sel sepanjang pembuluh darah. Untuk mendapatkan manfaat teh hijau, Anda dapat mengonsumsinya tanpa gula.

3. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan seperti almond, kenari, pistachio memiliki kandungan asam alfa linoleat, yaitu asam lemak omega-3 yang dipercaya memilii khasiat antiinflamasi. Kacang-kacangan ini adalah sumber lemak tak jenuh yang baik bagi kesehatan termasuk untuk mengatasi peradangan.

4. Ikan-ikanan

Ikan adalah bahan makanan kaya omega-3, senyawa yang baik untuk melawan perdagangan. Ikan mengandung eicosapentaenoic (EPA) dan docosahexaenoic (DHA) yang bisa mengurangi peradangan terutama pada penderita artritis. Senyawa ini ampuh untuk mencegah peradangan sebelum menjalan ke sel-sel lainnya, membantu menurunkan tekanan darah dan kolesterol. Beberapa jenis ikan yang bisa Anda konsumsi di antaranya salmon, teri, tuna dan sarden.

5. Brokoli

Brokoli juga merupakan salah satu jenis sayuran berdaun gelap yang kaya akan antioksidan sulforaphane yang baik untuk mengurangi kadar sitokin dan NF-kB. Brokoli juga merupakan sumber serat, kaya akan vitamin C, E dan K dan mengandung karotenoid yang dapat menurunkan peradangan dalam tubuh.

6. Buah beri

Buah-buahan yang tergolong sebagai buah beri seperti blueberry, raspberry dan stroberi adalah buah-buahan yang memiliki kadar antioksidan tinggi. Buah-buahan ini menganding antosianin yang memiiki efek antiinflamasi yang dapat mengurangi risiko penyakit. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa orang yang mengonsumsi blueberry setiap hari dapat menghasilkan lebih banyak sel NK yang berfungsi menjaga kekebalan tubuh.

 

Writer: Winda

Edited By: dr. Ayu Munawaroh

Last Updated: 09-Jun-2021

 

Sumber:

  1. Harvard Health Publishing: Harvard Medical School. 5-inflammation fighting food swaps (2021). Available from: https://www.health.harvard.edu/blog/5-inflammation-fighting-food-swaps-2021051022570.
  2. Harvard Health Publishing: Harvard Medical School. Foods that fight inflammation (2020). Available from: https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/foods-that-fight-inflammation.

Bagikan :