• Home
  • Covid 19
  • Ketahui Daftar Vaksinasi Wajib Sebelum Berangkat Haji

Ketahui Daftar Vaksinasi Wajib Sebelum Berangkat Haji

Credits: Freepik

Beribadah ke Tanah Suci sudah mulai bisa dilakukan kembali, sehingga pemerintah Indonesia mulai melakukan persiapan-persiapan yang dibutuhkan oleh jemaah haji termasuk menyediakan kuota vaksin. Vaksin selain menjadi persyaratan masuk ke Arab Saudi, juga menjadi perlindungan penting bagi kesehatan setiap jemaah haji.

 

Vaksin yang Wajib Diperoleh Jemaah Haji

Seperti halnya vaksin pada umumnya, vaksin yang diberikan kepada jemaah haji akan memberikan perlindungan agar selama beribadah di Tanah Suci terlindungi dari gejala berat infeksi penyakit tertentu.

Berikut adalah beberapa jenis vaksin yang wajib diperoleh jemaah haji sebelum berangkat beribadah haji:

Vaksin Meningitis

Meningitis adalah peradangan pada cairan dan selaput yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang (meninges). Pembengkakan akibat meningitis biasanya memicu gejala seperti sakit kepala, demam, kekakuan leher, sensitif terhadap cahaya, ruam kulit, mual dan muntah, atau bahkan kejang.

Meningitis dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah infeksi virus yang dapat ditularkan melalui kontak dengan orang yang terinfeksi.

Vaksin meningitis diberikan untuk mencegah risiko infeksi meningitis. Jemaah haji diharuskan menyerahkan sertifikat vaksinasi yang valid, diberikan kurang dari 10 hari sebelum keberangkatan. Vaksin meningitis dapat mulai diberikan pada anak usia diatas 2 tahun sampai usia diatas 55 tahun. 

Vaksin Polio

Polio adalah penyakit virus menular yang dalam kondisi parah bisa menyebabkan cedera saraf, kelumpuhan, kesulitan bernapas dan bahkan kematian. Walau dapat menyebabkan kelumpuhan dan kematian, sebagian orang yang terinfeksi tampak sehat dan tidak menunjukkan gejala apapun.

Polio disebabkan oleh infeksi poliovirus yang bisa ditularkan melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi, atau terpapar melalui makanan dan air yang terkontaminasi. Sebagian orang juga mungkin mengalami gejala infeksi polio seperti sakit tenggorokan, sakit kepala, muntah, kelelahan, kekakuan pada punggung dan leher, kekakuan pada lengan, kelemahan otot, hingga pada akhirnya terjadi kelumpuhan.

Polio dapat dicegah dengan mendapatkan vaksin baik oral polio vaccine (OPV) maupun inactivated polio vaccine (IPV). Karena beberapa negara yang berdekatan dengan Saudi Arabia masih menjadi endemi polio, maka vaksin polio sangat penting diberikan pada jemaah haji.

Vaksin Demam Kuning

Demam kuning adalah infeksi virus yang disebarkan melalui gigitan nyamuk. Istilah kuning yang disematkan di dalam nama penyakit ini bukan sembarangan digunakan, melainkan merujuk pada perubahan warna kuning pada kulit dan bagian putih mata (jaundice), yang menjadi salah satu gejala infeksinya.

Gejala yang menyertai termasuk demam, sakit kepala, jaundice, nyeri otot, mual, muntah dan kelelahan. Sebagian orang yang terinfeksi mengalami perburukan gejala hingga 7-10 hari dan bahkan dapat menyebabkan kematian.

Beberapa negara masih menjadi daerah endemik bagi demam kuning, sehingga untuk melakukan perjalanan Anda harus mendapatkan vaksin demam kuning terlebih dahulu. Sebelum berangkat haji, Anda juga disarankan mendapatkan vaksin demam kuning. Dosis tunggalnya memberikan proteksi saat Anda bepergian ke Arab Saudi, dan negara lain yang berisiko.

Vaksin Covid-19

Sudah sejak akhir tahun 2019, dunia mengalami pandemi Covid-19 dan menghadapi infeksi virus yang terus bermutasi. Salah satu usaha yang dilakukan untuk mencegah penularan dan infeksinya adalah dengan mendapatkan vaksin Covid-19. Sebelum berangkat haji, Anda juga perlu mendapatkan vaksin ini, karena Anda akan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Vaksin Covid-19 bisa diperoleh di layanan kesehatan yang menyediakan vaksin Covid-19 maupun faskes terdekat.

 

Selain memberikan perlindungan kesehatan selama di Tanah Suci, jemaah haji yang telah mendapatkan vaksinasi dapat mencegah penularan penyakit pada keluarga jemaah saat pulang ke tanah air. Dengan demikian, beribadah pun bisa tenang, dan Anda bisa kembali ke keluarga yang telah menanti dalam keadaan sehat.

Jika Anda memiliki komorbid tertentu, Anda bisa mendiskusikannya terlebih dahulu dengan dokter mengenai vaksinasi wajib di atas. Jangan ragu untuk menanyakan pada dokter hal lain apa yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan selama di Tanah Suci terutama terkait dengan vaksinasi.

Mau tahu informasi dan artikel kesehatan mengenai penyakit Covid-19? Cek di sini, ya!

 

Bagikan :

Writer : Agatha Writer
Editor :
  • dr Nadia Opmalina
Last Updated : Thursday, 28 July 2022

Jacquelyn Cafasso (2022). Everything You Need to Know About Meningitis Vaccines. Available from: https://www.healthline.com/health/meningitis-vaccine-name

Mayo Clinic (2020). Meningitis. Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/meningitis/symptoms-causes/syc-20350508

CDC (2021). Viral Meningitis. Available from: https://www.cdc.gov/meningitis/viral.html

CDC (2018). Polio Vaccination. Available from: https://www.cdc.gov/vaccines/vpd/polio/index.html

Mayo Clinic (2020). Polio. Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/polio/symptoms-causes/syc-20376512

CDC (2021). Yellow Fever Vaccine. Available from: https://www.cdc.gov/yellowfever/vaccine/index.html

WHO (2019). Yellow fever. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/yellow-fever

 

Saudia.com. Saudi Ministry Of Health Requirements. Available from: Health Requirements (saudia.com)