Dampak Negatif Jika Anak Mengalami Obesitas

Credits: Freepik

Bagikan :


Menurut WHO, obesitas berarti seseorang memiliki berat badan berlebih dengan indeks massa tubuh jauh di atas rentang normal. Mereka memiliki penumpukan lemak abnormal atau berlebihan yang dapat mengganggu kesehatan. Obesitas dapat terjadi pada segala usia, termasuk anak-anak.

Sama seperti pada orang dewasa, obesitas pada anak juga diukur menggunakan perhitungan indeks massa tubuh. Problem kelebihan berat badan ini bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan baik pada masa kanak-kanak maupun saat dewasa kelak.

 

Penyebab dan Faktor Risiko Obesitas pada Anak

Obesitas pada anak paling banyak dipengaruhi oleh gaya hidup tidak sehat seperti pola diet tinggi kalori seperti makanan cepat saji, makanan yang dipanggang, makanan ringan, permen dan aneka minuman manis. Makanan dan minuman tersebut sering kali tinggi kandungan gula, lemak dan kalori, tetapi rendah serat dan nutrisi. Minuman manis juga tidak memberikan rasa kenyang yang sama dengan makan makanan padat sehingga anak cenderung mengonsumsi makanan manis lebih banyak. Akibatnya, kalori yang masuk ke tubuh secara keseluruhan juga lebih besar.

Beberapa faktor berikut juga meningkatkan risiko obesitas pada anak, di antaranya:

Kurangnya aktivitas fisik

Gaya hidup yang kurang aktif seperti menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar komputer, televisi, atau ponsel serta kurangnya kegiatan fisik dapat menyebabkan ketidakseimbangan antara asupan makanan dan pembakaran kalori.

Aktivitas fisik pada anak penting untuk membakar kalori yang dikonsumsi serta memiliki manfaat penting lainnya bagi tubuh anak. Aktivitas fisik teratur dapat memperkuat otot dan tulang, meningkatkan kebugaran, meningkatkan keterampilan motorik dan koordinasi serta meningkatkan kesehatan mental dan suasana hati.

Untuk mencegah obesitas dan menjaga kesehatan anak, penting untuk mendorong mereka untuk terlibat dalam kegiatan fisik yang bervariasi dan menyenangkan.

Faktor genetik

Penelitian menunjukkan bahwa faktor genetik dapat memengaruhi kecenderungan seseorang untuk mengalami obesitas. Anak-anak yang memiliki riwayat keluarga dengan obesitas memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami obesitas.

Namun, faktor genetik hanyalah salah satu faktor yang berkontribusi pada obesitas dan tidak sepenuhnya menjadi faktor penentu keadaan tersebut. Faktor lingkungan dan gaya hidup lebih memainkan peran penting dalam timbulnya obesitas.

Baca Juga: Tanda-Tanda Bila Anak Mengalami Obesitas

Kebiasaan dalam keluarga

Kebiasaan di dalam keluarga dapat berpengaruh signifikan terhadap risiko obesitas pada anak. Anak-anak cenderung meniru pola makan dan gaya hidup orang tua serta anggota keluarga lainnya.

Jika ada kebiasaan yang tidak sehat dalam keluarga seperti konsumsi makanan tinggi lemak dan gula, kurangnya aktivitas fisik, atau terlalu banyak waktu yang dihabiskan di depan layar, maka risiko obesitas pada anak juga dapat meningkat.

Selain itu, pola tidur yang tidak teratur dalam keluarga juga dapat berkontribusi pada risiko obesitas pada anak. Kurang tidur dapat memengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang serta mengganggu metabolisme tubuh.

 

Dampak Negatif Obesitas Anak

Obesitas bisa berdampak negatif bagi kondisi fisik, sosial dan emosional anak. Obesitas yang dibiarkan berkembang dapat menyebabkan komplikasi medis dan masalah fisik, di antaranya:

  • Diabetes mellitus tipe 2
  • Kolesterol tinggi
  • Tekanan darah tinggi
  • Nyeri sendi
  • Masalah pernapasan
  • Penyakit perlemakan hati nonalkohol
  • Risiko depresi dan kecemasan

Baca Juga: Obesitas pada Anak Berbahaya Bagi Kesehatan, Ini Cara Mencegahnya

 

Cara Mengatasi Obesitas pada Anak

Mengatasi obesitas pada anak tidak cukup hanya membatasi porsi makannya saja. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk menentukan pola makan sehat dan seimbang bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Manfaatkan layanan konsultasi dengan dokter melalui aplikasi Ai Care yang bisa diunduh melalui Play Store dan App Store di ponsel Anda.

 

Mau tahu informasi seputar penyakit lainnya? Cek di sini, ya!

 

 

Writer : Agatha Writer
Editor :
  • dr Hanifa Rahma
Last Updated : Jumat, 14 Juni 2024 | 10:47

Mayo Clinic (2022). Childhood obesity. Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/childhood-obesity/symptoms-causes/syc-20354827 

WHO (2021). Obesity and overweight. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/obesity-and-overweight 

Ekta Tirthani et al. (2023). Genetics and Obesity. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK573068/ 

National Institute of Diabetes, Digestive and Kidney Disease (2018). Treatment for Overweight & Obesity. Available from: https://www.niddk.nih.gov/health-information/weight-management/adult-overweight-obesity/treatment