• Home
  • Lifestyle
  • Mengidap Asma, Bolehkah Memiliki Hewan Peliharaan?

Mengidap Asma, Bolehkah Memiliki Hewan Peliharaan?

Memiliki hewan peliharaan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Bagi anak-anak, memiliki hewan peliharaan dapat melatih kedewasaan anak, melatih anak menjadi anak yang penyayang, serta membantu perkembangan belajar anak berkebutuhan khusus. Namun bagi anak yang memiliki penyakit asma, memiliki hewan peliharaan terutama yang berbulu dapat memicu risiko asma kambuh. Lalu, bolehkah anak dengan asma memiliki hewan peliharaan?

 

Risiko memiliki hewan peliharaan bagi pengidap asma

Asma adalah penyakit saluran pernapasan yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas yang dapat menyebabkan gejala seperti sesak napas, dada berat, dan batuk pada malam dan dini hari. Hingga kini penyebab pasti gejala asma belum diketahui, namun ada beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya asma, di antaranya:

  • Memiliki kecenderungan alergi yang disebut atopi
  • Riwayat genetik
  • Pernah mengalami infeksi saluran pernapasan tertentu pada masa kanak-kanak
  • Kontak dengan alergen seperti asap rokok, polusi udara, termasuk bulu binatang

Dilansir dari Healthline, binatang peliharaan merupakan salah satu pemicu kambuhnya asma terutama binatang seperti anjing dan kucing. Pada kedua hewan ini bukan hanya bulu hewan yang menjadi pemicu alergi namun juga urine, feses, liur dan dander. Dikutip dari CDC, alergen ini dapat menempel pada rambut dan kulit hewan peliharaan lalu terbang terbawa udara dan tersebar di seluruh bagian rumah termasuk menempel pada pakaian, dinding, karpet dan perabotan bahkan berbulan-bulan setelah peliharaan Anda tidak lagi berada di rumah.

Jika Anda menderita asma dan memiliki hewan peliharaan di rumah, Anda berisiko mengalami gejala asma kambuh seperti bersin-bersin, batuk, sesak napas, detak jantung meningkat, dan napas pendek-pendek. Pada beberapa orang yang memiliki kulit sensitif juga dapat muncul ruam-ruam di dada, wajah dan leher.

 

Tips memlihara hewan peliharaan bagi pengidap asma

Untuk Anda yang mengidap asma dan dapat dipastikan bahwa penyebab alergi yang memicu asma berasal dari hewan peliharaan, maka sebaiknya memilih hewan peliharaan yang tidak memicu alergi seperti memelihara ikan atau kura-kura. Namun jika Anda memang ingin memelihara hewan terutama kucing dan anjing, berikut ini beberapa tips yang bisa dicoba di rumah:

1. Letakkan kandang di luar ruangan

Hindari meletakkan hewan peliharaan di dalam kamar terutama jika Anda sensitif dengan bulu hewan peliharaan. Sebaiknya letakkan mereka di kandang yang berada di luar kamar namun tetap dalam ruangan terbuka. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari risiko terkena debu dan bulu hewan peliharaan ketika berada di dalam kamar.

2. Batasi jumlah peliharaan

Memelihara banyak hewan peliharaan memang menyenangkan, namun semakin banyak hewan di rumah juga berarti semakin banyak pemicu alergi yang ada di rumah. Sebaiknya batasi jumlah peliharaan Anda di rumah untuk mengurangi risiko alergi dan asma. Selain itu, jumlah peliharaan yang tidak terlalu banyak dapat membuat Anda lebih fokus pada pertumbuhan dan kesehatannya.

3. Rutin membersihkan rumah

Dengan adanya hewan peliharaan di rumah, Anda harus lebih sering mencuci karpet, gorden, furnitur dan perabotan rumah lainnya agar terbebas dari debu. Gunakan vacuum cleaner untuk membersihkan bulu-bulu hewan yang mungkin tidak terjangkau alat pembersih lainnya. Selain itu, biasakan untuk mencuci tangan dan mengganti baju setelah bermain bersama peliharaan kesayangan Anda.

4. Rajin merawat kebersihan hewan peliharaan

Merawat peliharaan bukan hanya sekadar memberinya makan dan tempat untuk tinggal namun juga memerhatikan kebersihan dan kesehatannya. Beri vitamin dan imunisasi untuk menjaga kesehatannya serta obat-obatan jika menunjukkan gejala sakit. Mandikan dan bersihkan kukunya secara rutin untuk menjaga kebersihan dan kesehatannya serta mencegah penularan penyakit.

Memiliki hewan peliharaan dapat membuat suasana rumah menjadi lebih ceria. Namun jika Anda mengidap penyakit asma dan sensitif pada bulu hewan peliharaan, maka sebaiknya konsultasikan dengan dokter mengenai risiko dan cara terbaik untuk merawat hewan peliharaan di rumah. 

 

Writer: Ratih

Edited by: dr. Benita Arini Kurniadi

Last updated: 30/08/2021