Mengapa Kita Mudah Lapar saat Hujan?

Ilustrasi lapar saat hujan. Credit: Freepik

Bagikan :


Pernahkah Anda tiba-tiba merasa lapar saat hujan? Cuaca hujan atau dingin terkadang membuat Anda merasa lapar dan makan lebih banyak. Tak perlu khawatir, hal ini adalah kondisi yang wajar dan dapat dijelaskan secara ilmiah.

 

Mengapa Mudah Lapar saat Hujan?

Anda mungkin pernah mendadak merasa lapar ketika hujan turun atau ketika berada di tempat dengan suhu yang dingin seperti di pegunungan. Saat berada di kedua situasi tersebut, Anda bisa merasa bahwa Anda cenderung mudah lapar atau makan lebih banyak. Meski hal ini tidak dialami semua orang, namun hal ini merupakan kondisi yang umum terjadi dan dapat dijelaskan secara medis.

Tubuh membutuhkan lebih banyak energi

Dilansir dari laman Eating Well, salah satu dugaan mengapa kita mudah lapar saat hujan adalah karena pada saat cuaca dingin, tubuh membutuhkan energi lebih besar untuk menghangatkan tubuh. Terlebih jika Anda berada di tempat yang bersuhu dingin dan membuat Anda menggigil kedinginan.

Namun belum banyak penelitian yang valid untuk mendukung hubungan antara pengaruh suhu lingkungan dengan kebutuhan kalori. Ada penelitian yang menemukan bahwa paparan suhu dingin dalam waktu singkat bisa meningkatkan total pengeluaran energi, walaupun dampaknya bagi setiap orang berbeda.

Baca Juga: Mengapa Mendengarkan Suara Hujan Membuat Kita Mengantuk?

Perubahan hormon lapar

Perubahan hormon disinyalir menjadi salah satu penyebab mengapa kita mudah lapar saat cuaca dingin seperti hujan. Dilansir dari Everyday Health, sebuah studi mengungkapkan bahwa perubahan musim memengaruhi hormon yang berkaitan dengan rasa lapar dan nafsu makan seperti hormon leptin, ghrelin dan glukokortikoid.

Sebuah penelitian di tahun 2019 yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition & Metabolism mengungkapkan bahwa hormon leptin, yaitu hormon yang memicu rasa kenyang akan meningkat pada suhu panas dan lebih rendah pada suhu dingin. Namun hasil penelitian lain masih ada yang bertentangan, di mana studi lain menunjukkan bahwa perubahan ritme sirkadian pada tempat dengan musim dingin karena paparan cahaya yang lebih sedikit, membuat hormon leptin justru meningkat sementara hormon ghrelin menurun di musim dingin. Oleh karena itu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memperjelas hubungan antara musim, perubahan suhu dan kadar hormon.

Perubahan hormon serotonin

Ketika hujan, hari di luar umumnya menjadi lebih gelap dan Anda akan lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan. Berkurangnya paparan sinar matahari dapat menurunkan hormon serotonin yang merupakan hormon bahagia. Salah satu efeknya, Anda akan cenderung merasa lebih mudah sedih atau mengalami penurunan suasana hati saat hujan.

Untuk melawan hal ini, tubuh mengirimkan sinyal menginginkan makanan yang mengandung karbohidrat. Asupan karbohidrat ini membantu tubuh menggunakan triptofan, yaitu asam amino yang dapat diubah menjadi serotonin, sehingga dapat meningkatkan suasana hati Anda di saat hujan. 

Baca Juga: Alergi Dingin, Kenali Gejala dan Pengobatannya

 

Pilihan Makanan yang Baik Dimakan di Cuaca Dingin

Merasa lebih mudah lapar saat hujan atau musim dingin adalah hal yang wajar. Hal ini bisa disebabkan oleh kebutuhan energi yang meningkat atau karena tubuh Anda menjadi hangat setelah makan. Proses makan dan mencerna makanan dapat meningkatkan suhu tubuh sehingga wajar jika tubuh mengirimkan sinyal untuk makan lebih banyak di saat cuaca dingin. 

Meningkatknya nafsu makan saat cuaca dingin menyebabkan Anda menginginkan berbagai makanan. Namun para ahli merekomendasikan beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya Anda konsumsi saat hujan atau cuaca dingin seperti berikut:

  • Minuman hangat

Minuman hangat seperti teh atau air hangat dengan perasan lemon dapat membuat Anda merasa hangat dan kenyang.

  • Sup sayur

Pilih sup berbahan dasar kaldu daripada sup berbahan dasar krim, serta pilih sup yang banyak mengandung sayuran hijau, kacang-kacangan atau biji-bijian.

  • Buah kaya vitamin C

Saat musim hujan, daya tahan tubuh Anda mungkin menurun. Perbanyak buah yang kaya akan vitamin C seperti jeruk, mangga, lemon, kiwi untuk meningkatkan daya tahan tubuh. 

  • Salmon dan tuna

Ikan salmon dan tuna kaya akan vitamin D yang baik untuk memperbaiki suasana hati yang menurun, ketika tubuh kurang mendapat paparan sinar matahari karena perubahan suhu dan cuaca. 

  • Sayuran cruciferous

Brokoli, bunga kol dan cuciwis merupakan sayuran yang kaya akan vitamin C yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh selama hujan. 

 

Mau tahu tips dan trik kesehatan, pertolongan pertama, dan home remedies lainnya? Cek di sini, ya!

 

 

Writer : Ratih AI Care
Editor :
  • dr Hanifa Rahma
Last Updated : Selasa, 30 Januari 2024 | 15:11

Hauser, A., Millard, E. (2021). How Wintertime Affects Our Eating Habits. Available from: https://www.everydayhealth.com/diet-nutrition/why-do-we-eat-more-in-winter.aspx

Byrne, C. (2022). Why Do You Feel Hungrier When It's Cold Out? Here's What a Dietitian Has to Say. Available from: https://www.eatingwell.com/article/7959323/why-you-feel-hungrier-when-its-cold-out/

Huel. Ask a Dietitian: Why Do I Feel More Hungry in the Winter Months?. Available from: https://huel.com/pages/why-do-i-get-more-hungry-in-winter

Cleveland Clinic. 5 Foods You Should Eat This Winter. Available from: https://health.clevelandclinic.org/5-foods-for-winter-weather