Mycoplasma pneumoniae adalah salah satu bakteri yang dapat menyebabkan pneumonia, penyakit ini sering juga disebut sebagai pneumonia atipikal.
Gejala dari infeksi Mycoplasma pneumonia sedikit berbeda dibandingkan pneumonia yang disebabkan oleh bakteri lainnya. Gejalanya bisa terlihat lebih ringan di awal, namun infeksi ini tidak bisa diremehkan.
Gejala Umum Mycoplasma Pneumonia
Mycoplasma pneumonia dapat menyerang siapa saja, namun infeksi ini lebih rentan terjadi di kelompok usia tertentu seperti anak-anak, remaja hingga dewasa dan lansia, khususnya bila memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Gejala Mycoplasma pneumonia bisa sedikit berbeda dibandingkan gejala pneumonia bakteri lainnya. Adapun perbedaan gejalanya meliputi:
Gejala batuk
Umumnya pneumonia bakteri menyebabkan gejala batuk produktif dengan lendir atau dahak yang lebih kental. Sedangkan pada Mycoplasma pneumonia, sering kali dimulai dengan batuk kering yang terus-menerus.
Demam
Pneumonia bakterial menyebabkan demam yang lebih tinggi dibandingkan Mycoplasma pneumonia. Demam pada Mycoplasma pneumonia cenderung lebih ringan sehingga orang yang terinfeksi masih bisa beraktivitas seperti biasa.
Sakit tenggorokan
Pada pneumonia bakterial, sakit tenggorokan bukanlah gejala yang dominan. Namun, pada Mycoplasma pneumonia, sakit tenggorokan dirasakan sebagai salah satu gejala utamanya.
Kerusakan paru-paru
Pneumonia bakterial cenderung menyebabkan kerusakan pada jaringan paru-paru yang lebih parah dibandingkan Mycoplasma pneumonia. Namun, bukan berarti penyakit ini boleh dianggap sepele, Mycoplasma pneumonia tetap memerlukan penanganan yang tepat.
Baca Juga: Perbedaan Bronkitis dengan Pneumonia, Kenali Gejalanya
Gejala Mycoplasma Pneumonia pada Anak di Bawah Usia 5 Tahun
Selain memiliki perbedaan gejala dengan pneumonia bakterial, gejala Mycoplasma pneumonia pada orang dewasa dan anak di bawah usia 5 tahun bisa berbeda. Perbedaan ini mungkin terjadi karena respons tubuh terhadap infeksi yang bisa bervariasi.
Menurut CDC, anak-anak di bawah usia 5 tahun yang terinfeksi Mycoplasma pneumonia cenderung memiliki gejala sebagai berikut:
- Bersin-bersin
- Hidung tersumbat atau berair
- Sakit tenggorokan
- Mata berair
- Sesak napas atau mengi
- Muntah
- Diare
Baca Juga: Begini Cara Mencegah Pneumonia saat Berlibur
Meskipun memiliki perbedaan gejala, pengobatan infeksi Mycoplasma pneumoniae pada anak-anak dan dewasa relatif sama. Pada kasus yang ringan mungkin akan diresepkan antibiotik dan melakukan perawatan di rumah seperti istirahat cukup, mencukupi asupan cairan, serta mengonsumsi obat-obatan lain untuk meredakan gejala seperti demam dan batuk.
Namun, pada beberapa kasus, anak maupun orang dewasa yang terinfeksi Mycoplasma pneumoniae juga membutuhkan perawatan di rumah sakit, terutama jika terjadi komplikasi serius. Pemantauan gejala pada perawatan di rumah juga penting dilakukan untuk mencegah komplikasi serius seperti berkembangnya kondisi menjadi pneumonia berat, ensefalitis, anemia hemolitik, gangguan ginjal dan masalah kulit.
Jika Anda memerlukan saran atau konsultasi medis, Anda dapat mengunjungi dokter atau memanfaatkan fitur konsultasi yang tersedia di aplikasi Ai Care dengan mengunduh aplikasi Ai Care dari App Store atau Play Store.
Mau tahu informasi seputar penyakit lainnya? Cek di sini, ya!
- Sean Edbert Lim, MBBS
Centre for Health Protection (2023).
Mycoplasma pneumoniae infection. Available from: https://www.chp.gov.hk/en/healthtopics/content/24/21283.html
CDC (2023). Mycoplasma pneumoniae Infections. Available from: https://www.cdc.gov/pneumonia/atypical/mycoplasma/about/signs-symptoms.html
Cedars Sinai. Pneumonia in Children. Available from: https://www.cedars-sinai.org/health-library/diseases-and-conditions---pediatrics/p/pneumonia-in-children.html
WHO (2022). Pneumonia in children. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/pneumonia
Kids Health (2023). Pneumonia. Available from: https://kidshealth.org/en/parents/pneumonia.html