Vitamin B merupakan kelompok vitamin yang memiliki peran penting dalam berbagai proses metabolisme tubuh, termasuk mendukung kesehatan saraf. Terdiri dari delapan jenis, masing-masing vitamin B memiliki fungsi khusus yang saling melengkapi untuk menjaga kesehatan tubuh.
Kekurangan vitamin B dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti kelelahan, gangguan pada sistem saraf, serta anemia. Untuk itu, penting bagi kita untuk mengenal jenis-jenis vitamin B, fungsinya, serta sumber alaminya agar dapat memenuhi kebutuhan tubuh dan menjaga kesehatan secara optimal.
Jenis dan Fungsi Vitamin B
Vitamin B1 (Tiamin)
Tiamin (Vitamin B1) berperan penting dalam metabolisme karbohidrat untuk menghasilkan energi yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, vitamin ini juga sangat penting untuk menjaga fungsi saraf dan jantung agar tetap sehat.
Kekurangan vitamin B1 dapat menyebabkan penyakit beri-beri, yang ditandai dengan gangguan saraf, kelemahan otot, dan masalah kardiovaskular.
Secara alami, sumber vitamin B1 dapat ditemukan dalam makanan seperti biji-bijian, kacang-kacangan, ragi, daging merah, dan biji bunga matahari. Mengonsumsi makanan ini secara rutin dapat membantu tubuh memenuhi kebutuhan tiamin.
Vitamin B2 (Riboflavin)
Vitamin B2, atau riboflavin, berperan penting dalam produksi energi, menjaga kesehatan kulit, serta memperbaiki jaringan tubuh. Selain itu, vitamin ini juga bertindak sebagai antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Kekurangan vitamin B2 dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti sariawan, bibir pecah-pecah, mata kering, serta iritasi pada kulit.
Secara alami, vitamin B2 dapat ditemukan dalam berbagai sumber makanan seperti susu, yoghurt, roti gandum utuh, putih telur, sayuran berdaun hijau, daging merah, dan hati.
Baca Juga: Kapan Perlu Minum Suplemen Vitamin B12?
Vitamin B3 (Niasin)
Niasin, atau vitamin B3, berperan penting dalam metabolisme energi tubuh, mendukung fungsi sistem saraf, dan menjaga kesehatan kulit. Vitamin ini juga berfungsi membantu tubuh untuk mengubah makanan menjadi energi dan memainkan peran dalam perbaikan DNA.
Kekurangan vitamin B3 dapat menyebabkan penyakit pellagra, yang ditandai dengan gejala seperti dermatitis (peradangan kulit), diare, dan demensia.
Sumber alami vitamin B3 dapat ditemukan dalam makanan seperti ikan, unggas, daging merah, susu, telur, roti gandum utuh, kacang, jamur, serta makanan yang kaya protein lainnya.
Vitamin B5 (Asam pantotenat)
Vitamin B5, juga dikenal sebagai asam pantotenat, berperan dalam sintesis hormon, metabolisme lemak, serta produksi energi. Vitamin ini juga membantu tubuh dalam memecah karbohidrat, protein, dan lemak menjadi energi yang dibutuhkan untuk beraktivitas.
Meskipun kekurangan vitamin B5 cukup jarang terjadi, namun kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan gejala seperti kelelahan, gangguan tidur, sakit kepala, hingga masalah pencernaan.
Vitamin B5 dapat ditemukan dalam berbagai makanan, seperti daging merah, susu, hati, ginjal, telur, kacang-kacangan, serta polong-polongan.
Vitamin B6 (Piridoksin)
Vitamin B6, atau piridoksin, memiliki peran penting dalam metabolisme protein, produksi neurotransmitter, dan pembentukan hemoglobin. Vitamin ini juga sangat penting untuk mendukung kesehatan sistem saraf dan kekebalan tubuh.
Kekurangan vitamin B6 dapat mengakibatkan berbagai masalah kesehatan, seperti anemia, depresi, gangguan saraf, dan iritasi kulit.
Vitamin B6 secara alami bisa ditemukan dalam berbagai sumber makanan, termasuk polong-polongan, sayuran berdaun hijau, ikan dan kerang, daging merah, unggas, kacang-kacangan, hati, serta buah-buahan tertentu seperti pisang dan alpukat.
Baca Juga: Yuk Simak, Makanan yang Tinggi Kandungan Vitamin B3
Vitamin B7 (Biotin)
Biotin, yang juga dikenal sebagai vitamin B7, memiliki peran yang sangat penting dalam metabolisme lemak, protein, dan karbohidrat. Selain itu, biotin juga berfungsi untuk menjaga kesehatan rambut, kulit, dan kuku, sehingga sering digunakan dalam suplemen untuk merawat kecantikan.
Kekurangan biotin dapat menyebabkan masalah seperti rambut rontok, kulit kering, dan kuku yang rapuh.
Sumber alami biotin dapat ditemukan dalam berbagai makanan, seperti kuning telur, hati, kembang kol, kacang tanah, ayam, dan jamur.
Vitamin B9 (Asam folat)
Asam folat, atau yang dikenal juga sebagai vitamin B9, memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan sel darah merah dan perkembangan janin.
Kekurangan asam folat dapat menyebabkan anemia megaloblastik, yang ditandai dengan produksi sel darah merah yang abnormal. Selain itu, kekurangan asam folat pada ibu hamil bisa meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan cacar lahir pada janin, seperti cacat tabung saraf dan kelahiran prematur.
Sumber alami asam folat dapat ditemukan dalam berbagai makanan seperti sayuran hijau, polong-polongan, biji-bijian, hati, unggas, telur, sereal, dan buah-buahan keluarga jeruk.
Vitamin B12 (Kobalamin)
Vitamin B12, atau kobalamin, berperan penting dalam pembentukan sel darah merah, menjaga kesehatan sistem saraf, serta membantu metabolisme asam lemak dan produksi energi.
Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia pernisiosa, yaitu jenis anemia yang terjadi akibat tubuh kesulitan memproduksi sel darah merah yang sehat. Selain itu, kekurangan B12 juga dapat menyebabkan gangguan saraf, seperti mati rasa atau kesemutan di tangan dan kaki, serta kelelahan yang berlebihan.
Vitamin B12 ditemukan secara alami dalam produk hewani, seperti hati, daging merah, susu, keju, telur, dan aneka produk olahan hewani lainnya.
Vitamin B berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh, pastikan untuk mencukupi kebutuhan gizi harian Anda melalui konsumsi makanan yang bergizi seimbang.
Jika memiliki pertanyaan terkait vitamin B dan dosisnya, Anda bisa berkonsultasi ke dokter atau manfaatkan fitur konsultasi pada aplikasi Ai Care dengan mengunduhnya melalui App Store atau Play Store.
Mau tahu informasi seputar nutrisi, makanan dan tips diet lainnya? Cek di sini, ya!
- dr Nadia Opmalina
Better Health Channel. Vitamin B. Available from: https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/vitamin-b
Health Direct (2024). Vitamin B and your health. Available from: https://www.healthdirect.gov.au/vitamin-b-and-your-health
Jennifer Berry (2024). A complete guide to B vitamins. Available from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/325292