Penyempitan pembuluh darah adalah kondisi di mana pembuluh darah menyempit sehingga aliran darah terhambat. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius termasuk penyakit jantung, stroke, aneurisma (penonjolan pada pembuluh darah), dan penyakit ginjal kronis.
Aterosklerosis menjadi salah satu penyebab paling umum penyempitan pembuluh darah. Aterosklerosis dapat terjadi akibat kebiasaan sehari-hari yang dianggap sepele. Apa sajakah itu?
Kebiasaan yang Dapat Memicu Penyempitan Pembuluh Darah
Beberapa kebiasaan sehari-hari yang dilakukan dan sering dianggap sepele, ternyata dapat memicu penyempitan pembuluh darah dalam tubuh. Kebiasaan ini perlu diubah menjadi kebiasaan yang lebih sehat sehingga dapat mencegah penyempitan pembuluh darah dan masalah kesehatan lainnya.
Pola makan tidak sehat
Konsumsi berlebihan terhadap makanan tinggi lemak jenuh, lemak trans, garam, dan gula dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri dan berisiko tinggi memicu penyakit jantung.
Lemak jenuh biasanya ditemukan pada daging merah, produk susu tinggi lemak, dan minyak goreng seperti minyak kelapa dan minyak sawit. Lemak trans terdapat dalam berbagai makanan kemasan, makanan cepat saji, dan biskuit kemasan, yang tidak hanya meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) tetapi juga menurunkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik).
Kurang aktivitas fisik
Gaya hidup kurang aktif dan tidak berolahraga dapat memperburuk kesehatan kardiovaskular. Olahraga teratur membantu meningkatkan sirkulasi darah, menjaga tekanan darah tetap stabil, dan meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik). Tanpa olahraga teratur, risiko penyempitan pembuluh darah akan meningkat secara signifikan.
Merokok
Merokok menjadi salah satu faktor risiko utama penyempitan pembuluh darah karena kandungan nikotin dan bahan kimia yang berbahaya di dalam rokok.
Nikotin dan kandungan kimia lain dalam rokok dapat merusak lapisan dalam arteri yang menyebabkan peradangan dan penumpukan plak. Merokok juga meningkatkan tekanan darah dan menurunkan kadar oksigen dalam darah yang mempercepat proses terjadinya aterosklerosis.
Baca Juga: Adakah Tanda-Tanda Khusus Jika Memiliki Kolesterol Tinggi?
Mengonsumsi alkohol berlebihan
Mengonsumsi alkohol dalam jumlah besar dapat merusak hati dan memengaruhi kadar kolesterol serta trigliserida dalam darah. Alkohol juga dapat meningkatkan tekanan darah, faktor yang berkontribusi terhadap penyempitan pembuluh darah.
Kurang tidur
Tidak cukup tidur atau tidur yang kurang berkualitas dapat berdampak negatif pada kesehatan kardiovaskular. Kurang tidur meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, obesitas, dan diabetes, yang semuanya berkontribusi pada penyempitan pembuluh darah.
Baca Juga: Benarkah Sering Begadang dan Kurang Tidur Menyebabkan Kematian?
Stres
Saat seseorang mengalami stres, tubuh melepaskan hormon seperti kortisol dan adrenalin yang dapat meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan peradangan di pembuluh arteri. Stres terus-menerus juga dapat mendorong perilaku tidak sehat seperti merokok, makan berlebihan, atau konsumsi alkohol berlebihan, yang menjadi faktor risiko penyempitan pembuluh darah.
Dengan menerapkan pola makan seimbang, berolahraga secara teratur, menghindari merokok, mengelola stres, dan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin, Anda dapat terhindar dari penyempitan pembuluh darah dan masalah kardiovaskular lainnya.
Apabila Anda memiliki pertanyaan lain terkait dengan masalah kesehatan pembuluh darah, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi Ai Care yang bisa diunduh di App Store atau Play Store.
Mau tahu informasi seputar penyakit lainnya? Cek di sini, ya!
- dr Nadia Opmalina
Cleveland Clinic (2024). Atherosclerosis. Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/16753-atherosclerosis-arterial-disease
WebMD (2023). Atherosclerosis: Symptoms, Causes, and Prevention. Available from: https://www.webmd.com/heart-disease/what-is-atherosclerosis
Better Health Channel. Peripheral vascular disease. Available from: https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/peripheral-vascular-disease
National Heart, Lung, and Blood Institute (2022). How Smoking Affects the Heart and Blood Vessels. Available from: https://www.nhlbi.nih.gov/health/heart/smoking
Monika Arora, et all (2022). The Impact of Alcohol Consumption on Cardiovascular Health: Myths and Measures. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC9306675/
Robert J. Henning (2021). Obesity and obesity-induced inflammatory disease contribute to atherosclerosis: a review of the pathophysiology and treatment of obesity. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8449192/