• Beranda
  • Penyakit
  • Konjungtivitis (Pink Eye), Penyakit Mata yang Mudah Menular

Konjungtivitis (Pink Eye), Penyakit Mata yang Mudah Menular

Credits: Freepik

Bagikan :


Selain pilek dan flu, sakit mata di mana mata merah dan terasa gatal adalah penyakit yang mudah menular di lingkungan sekolah, kantor atau tempat penitipan anak. Konon, hanya dengan melihat mata orang yang sakit saja bisa tertular. Mari cari tahu kebenarannya.

 

Konjungtivitis (Pink Eye), Penyakit Mata yang Mudah menular

Perubahan bagian putih mata menjadi kemerahan atau merah muda disertai rasa gatal serta mata berair dikenal dengan istilah pink eye atau konjungtivitis. Konjungtivitis sebenarnya adalah peradangan atau infeksi pada selaput bening mata (konjungtiva) yang melapisi kelopak mata dan menutupi bagian putih bola mata.

Saat pembuluh darah kecil di konjuntiva meradang, maka bagian putih mata tampak kemerahan atau merah muda.

Konjungtivitis disebabkan oleh infeksi bakteri, virus atau reaksi alergi. Jika mata merah ini disebabkan infeksi bakteri atau virus, maka kondisi ini dapat menular dengan mudah.

 

Baca Juga: Waspadai Penyakit Mata yang Berkembang karena Usia

 

Bagaimana Mata Merah bisa Menular?

Mata merah (konjungtivitis) yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus saja yang bisa menular. Sedangkan mata merah yang disebabkan reaksi alergi tidak akan menular.

Penularannya sama seperti virus atau bakteri lainnya. Masa inkubasinya biasanya sekitar 24-72 jam dari paparan virus atau bakteri.

Penularan mata merah terjadi saat menyentuh permukaan benda yang terpapar virus atau bakteri kemudian menyentuh mata tanpa mencuci tangan terlebih dahulu. Bakteri penyebab mata merah ini, bahkan bisa hidup di permukaan benda hingga lebih dari 8 jam atau beberapa hari. Tak heran apabila di sekolah atau tempat penitipan anak, mata merah dengan mudah menular.

Infeksi juga bisa menyebar melalui kontak langsung seperti berjabat tangan, berpelukan, berciuman, bersin atau batuk. Risiko mata merah juga meningkat apabila Anda kurang menjaga kebersihan lensa kontak yang digunakan.

 

Baca Juga: Tanda-Tanda Mata Tegang Akibat Terlalu Lama Menatap Layar Gadget

 

Apakah Perlu ke Dokter Bila Mengalami Mata Merah?

Mata merah yang disebabkan oleh infeksi virus akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari atau minggu tanpa pengobatan. Sedangkan mata merah akibat infeksi bakteri mungkin perlu diobati dengan antibiotik yang diresepkan oleh dokter.

Anda perlu memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami kondisi berikut:

  • Mata merah berair terus menerus
  • Mata merah disertai dengan keluarnya cairan kuning kehijauan di mata
  • Kelopak mata lengket dan sulit dibuka saat pagi hari
  • Ada rasa sakit terutama saat melihat cahaya terang
  • Anda sering mengalami infeksi mata merah berulang
  • Mata merah disertai dengan demam tinggi, rasa sakit di wajah, menggigil dan juga penglihatan yang makin berkurang

Mata merah bisa membahayakan penglihatan secara permanen bila tidak diobati dengan benar. Jangan menunda memeriksakan diri apabila mengalami gejala seperti yang disebutkan di atas.

 

Mau tahu informasi seputar penyakit lainnya? Cek di sini, ya!

 

 

Writer : Agatha Writer
Editor :
  • dr. Monica Salim
Last Updated : Senin, 10 Juni 2024 | 15:43

James Roland (2018). How Is Pink Eye Spread and How Long Are You Contagious?. Available from: https://www.healthline.com/health/is-pink-eye-contagious

Mayo Clinic (2020). Pink eye (conjunctivitis). Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/pink-eye/symptoms-causes/syc-20376355

WebMD (2021). Conjunctivitis (Pinkeye). Available from: https://www.webmd.com/eye-health/eye-health-conjunctivitis

 

Dan T. Gudgel (2021). Quick Home Remedies for Pink Eye. Available from: https://www.aao.org/eye-health/diseases/pink-eye-quick-home-remedies