Saat menjalani ibadah puasa, banyak orang yang khawatir mengonsumsi obat-obatan tertentu karena dapat membatalkan puasanya. Padahal, tidak semua jenis obat bisa membatalkan puasa.
Dalam pandangan hukum Islam dan medis, ada beberapa jenis obat yang dianggap tidak membatalkan puasa karena cara penggunaannya tidak melalui jalur pencernaan secara langsung atau tidak memberikan efek nutrisi bagi tubuh. Obat apa sajakah itu?
Obat-Obatan Yang Tidak Membatalkan Puasa
Selama puasa Ramadhan, Anda tetap bisa menggunakan beberapa jenis obat yang tidak membatalkan puasa. Berikut adalah beberapa obat yang diperbolehkan:
Obat yang diberikan melalui suntikan
Obat yang disuntikkan melalui otot (intramuskular), pembuluh darah (intravena), atau di bawah kulit (subkutan) umumnya tidak membatalkan puasa, asalkan obat tersebut tidak bertujuan untuk memberikan nutrisi atau menggantikan makanan dan minuman.
Contoh suntikan yang tidak membatalkan puasa termasuk vaksin, antibiotik suntik, insulin, serta suntikan untuk meredakan peradangan dan mengatasi nyeri (analgesik).
Namun, perlu diperhatikan bahwa suntikan yang berfungsi memberikan nutrisi, seperti infus, dapat membatalkan puasa karena fungsinya yang mirip dengan makanan dan minuman.
Obat yang diberikan melalui kulit
Obat-obatan topikal, yaitu yang dioleskan di permukaan kulit seperti salep, krim, dan plester transdermal, tidak akan membatalkan puasa. Karena obat ini bekerja secara lokal dan tidak masuk ke dalam sistem pencernaan, maka aman untuk digunakan selama puasa Ramadhan.
Contoh obat-obatan topikal yang tidak membatalkan puasa termasuk salep antibiotik untuk luka, krim antijamur, atau plester analgesik.
Obat tetes hidung atau semprotan hidung
Obat tetes hidung atau semprotan hidung tidak akan membatalkan puasa, dengan catatan obat tidak tertelan dan tidak memberikan efek nutrisi. Obat ini biasanya digunakan untuk mengatasi alergi, sinusitis, atau hidung tersumbat.
Baca Juga: Kenali Risiko Puasa dan Tanda-Tanda Pengidap Diabetes Perlu Membatalkan Puasa
Inhaler untuk asma
Penderita asma sering memerlukan inhaler untuk meredakan sesak napas saat asma menyerang. Meskipun inhaler mengandung partikel obat yang masuk ke saluran pernapasan, para pakar menyatakan bahwa penggunaan inhaler tidak akan membatalkan puasa. Hal ini karena obat yang masuk ke saluran pernapasan tidak akan masuk lebih dalam ke sistem pencernaan seperti makanan atau minuman.
Obat yang dimasukkan melalui anus (suppositoria)
Obat yang dimasukkan melalui anus dalam bentuk suppositoria, termasuk obat wasir atau obat demam, tidak akan membatalkan puasa. Obat-obatan tersebut tidak masuk ke jalur pencernaan seperti makanan dan minuman, sehingga aman digunakan selama puasa Ramadhan.
Baca Juga: Cara Mencegah Asam Lambung Naik Saat Berpuasa
Obat yang dimasukkan melalui vagina
Sama seperti obat yang dimasukkan melalui anus, obat yang dimasukkan melalui vagina baik dalam bentuk krim, suppositoria, atau tablet tidak akan membatalkan puasa. Obat-obatan tersebut masuk melalui vagina dan hanya bekerja lokal di area tersebut. Obat ini tidak akan masuk ke dalam sistem pencernaan.
Meskipun beberapa jenis obat di atas tidak membatalkan puasa, Anda tetap perlu memperhatikan efek samping yang mungkin terjadi. Konsultasikan dengan dokter apabila Anda sedang menjalani pengobatan dan ingin tetap berpuasa. Dokter dapat memberikan saran yang tepat sesuai kondisi Anda.
Anda juga bisa memanfaatkan layanan konsultasi pada aplikasi Ai Care dengan mengunduhnya melalui App Store atau Play Store.
Mau tahu informasi seputar penyakit lainya? Cek di sini, yah!
- dr Nadia Opmalina
NHS UK (2024). Taking medication during Ramadan. Available from: https://www.cnwl.nhs.uk/news/taking-medication-during-ramadan
Mayo Clinic (2023). Managing your health during Ramadan fasting . Available from: https://newsnetwork.mayoclinic.org/discussion/managing-your-health-during-ramadan-fasting/
NIH (2021). Using medication: Learn More – Topical medications. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK361003/
Cleveland Clinic (2023). Nasal Decongestant. Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/drugs/24923-nasal-decongestant
NHS UK (2025). Suppositories how to use them. Available from: https://www.plymouthhospitals.nhs.uk/display-pil/pil-suppositories-how-to-use-them--6294/
Cleveland Clinic (2021). Dialysis. Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/14618-dialysis
University of Illinois (2024). How to Use Vaginal Suppositories. Available from: https://www.healthline.com/health/vaginal-health/how-to-use-vaginal-suppositories