Bagi pemilik tekanan darah rendah (hipotensi), puasa Ramadan bisa menjadi tantangan tersendiri. Puasa dapat menyebabkan penurunan tekanan darah, yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan bagi penderita hipotensi. Lantas, bagaimana cara agar pemilik tekanan darah rendah dapat berpuasa dengan lancar?
Pengaruh Puasa pada Tekanan Darah
Puasa dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, di antaranya menurunkan kadar kolesterol dalam darah, mengontrol kadar gula dalam darah, menurunkan berat badan, dan menurunkan tekanan darah. Oleh karena itu, puasa dipercaya menjadi salah satu ritual menyehatkan untuk membantu menjaga kesehatan jantung.
Ketika berpuasa Ramadan, Anda tidak diperkenankan minum selama 10-13 jam per hari. Tubuh yang berpuasa cenderung mengalami kekurangan volume darah akibat kurangnya cairan dalam tubuh. Selain itu, mineral dalam tubuh, seperti natrium dan kalium dapat berkurang lebih cepat, sehingga menyebabkan volume darah menurun dan orang akan mengalami tekanan darah rendah.
Bagi Anda pemilik tekanan darah rendah, sebaiknya rutin memeriksa tekanan darah selama berpuasa karena rentan mengalami penurunan tekanan darah. Biasanya kondisi ini ditandai dengan:
- Kepala pusing.
- Tidak bertenaga hingga ingin pingsan.
- Penglihatan kabur.
- Perut mual.
- Kelelahan.
- Sulit untuk berkonsentrasi.
Jika Anda mengalami gejala di atas, sebaiknya periksa tekanan darah dan perbanyak beristirahat.
Baca Juga: Jangan Salah, Ini Beda Anemia dan Tekanan Darah Rendah
Tips Puasa bagi Pemilik Darah Rendah
Jadi, apakah pemilik tekanan darah rendah boleh berpuasa? Jawabannya adalah boleh, asalkan dengan perhatian ekstra. Sebelum memutuskan untuk berpuasa, sangat disarankan untuk memeriksakan kondisi Anda ke dokter. Bagi mereka yang memiliki riwayat hipotensi berat, dokter akan melakukan pemeriksaan untuk memastikan bahwa puasa tidak akan memicu komplikasi kesehatan yang berbahaya.
Berikut beberapa tips agar pemilik tekanan darah rendah dapat berpuasa dengan lancar:
1. Cukupi kebutuhan cairan
Saat berpuasa, tubuh tidak diperbolehkan minum selama belasan jam. Akibatnya, asupan cairan akan berkurang. Ketika kadar air dan mineral pada tubuh berkurang, hal ini dapat menyebabkan penurunan tekanan darah dan dehidrasi.
Untuk menghindari dehidrasi yang dapat menyebabkan pusing dan lemas, penting untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh selama puasa. Pastikan Anda memperbanyak minum air putih saat berbuka dan sahur. Selain itu, konsumsi buah dan sayur yang kaya akan kandungan air juga dapat membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
Baca Juga: 4 Jenis Tekanan Darah Rendah (Hipotensi), Apa Saja?
2. Segerakan berbuka
Salah satu anjuran dalam berpuasa Ramadan adalah menyegerakan berbuka, termasuk bagi Anda yang memiliki masalah tekanan darah rendah. Ketika badan Anda terasa lemas atau pusing, dan sudah memasuki waktu berbuka puasa, maka sebaiknya segerakan berbuka.
3. Pilih menu makanan sehat saat buka puasa dan sahur
Penting bagi pemilik tekanan darah rendah untuk memilih menu yang tepat saat berbuka dan sahur. Hindari makanan yang dapat menurunkan tekanan darah seperti makanan yang rendah garam. Sebaiknya, pilih makanan yang kaya akan vitamin B12 dan folat seperti sayur bayam atau sayuran hijau lainnya, telur, buah bit, kacang-kacangan, dan jeroan.
4. Olahraga rutin
Memiliki tekanan darah rendah bukan berarti Anda tidak boleh melakukan banyak aktivitas fisik. Untuk menjaga tekanan darah tetap stabil, Anda dapat melakukan olahraga secara rutin minimal 150 menit per minggu atau sekitar 30 menit per hari selama 5 hari dalam seminggu.
Anda dapat memilih jadwal olahraga menjelang berbuka, setelah berbuka, atau menjelang sahur. Sesuaikan jenis olahraga yang Anda pilih dengan kondisi kesehatan Anda.
Pemilik tekanan darah rendah (hipotensi) memiliki risiko mengalami pusing dan badan lemas saat menjalani puasa. Untuk mengatasinya, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi. Anda juga dapat memanfaatkan layanan konsultasi pada aplikasi Ai Care yang bisa diunduh melalui App Store atau Play Store.
Mau tahu tips dan trik kesehatan, pertolongan pertama, dan home remedies lainnya? Cek di sini, ya!
- dr Nadia Opmalina
Mayo Clinic. Low Blood Pressure (Hypotension). Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/low-blood-pressure/symptoms-causes/syc-20355465
NHS Inform. Low Blood Pressure (Hypotension). Available from: https://www.nhsinform.scot/illnesses-and-conditions/heart-and-blood-vessels/conditions/low-blood-pressure-hypotension#treatment
Cleveland Clinic. (2020). Fasting: How Does It Affect Your Heart and Blood Pressure?. Available from: https://health.clevelandclinic.org/fasting-how-does-it-affect-your-heart-and-blood-pressure/
Cornell Health. Tips for Healthy Ramadan Fasting. Available from: https://health.cornell.edu/about/news/ramadan-fasting
Saudi German Health. 7 tips to prevent hypotension when fasting in Ramadan. Available from: https://saudigermanhealth.com/en/medical-blog/7-tips-prevent-hypotension-when-fasting-ramadan
Whelan, C. (2020). Raise Low Blood Pressure Naturally Through Diet. Available from: https://www.healthline.com/health/low-blood-pressure-diet#