Seperti Inilah Komplikasi Kanker Paru

Ilustrasi dokter dalam penanganan kanker paru. Credits: Freepik

ADS

287 x 220

Bagikan :


Kanker paru dimulai ketika sel-sel di organ paru berkembang menjadi tidak terkendali. Normalnya, sel-sel tubuh yang berkembang akan membelah dan mati secara teratur. Namun, proses ini terganggu dalam kasus kanker. Sel-sel kanker akan terus berkembang dan kemudian membelah secara tidak terkendali.

 

Komplikasi Kanker Paru

Kanker paru bisa menyebabkan beragam komplikasi, di antaranya:

 

Sesak napas

Kanker di paru bisa tumbuh besar dan menghalangi saluran udara. Kanker ini dapat memberikan tekanan pada paru dan menyebabkan peradangan pada sistem pernapasan. Akibatnya, Anda bisa mengalami sesak napas.

Untuk mengatasi sesak napas umumnya Anda disarankan untuk berhenti merokok, menghindari paparan asap rokok, mencukupi kebutuhan air minum, melakukan latihan pernapasan, dan istirahat yang cukup.

 

Batuk disertai darah

Batuk disertai darah, atau disebut juga hemoptisis, adalah salah satu komplikasi dari kanker paru. Seringkali Anda membutuhkan bronkoskopi atau prosedur endoskopi lain untuk menemukan dan menghentikan sumber perdarahan pada saluran pernapasan.

Radioterapi juga biasanya digunakan untuk mengontrol perdarahan, membantu mengurangi ukuran tumor, dan mengendalikan pertumbuhannya untuk mengurangi perdarahan.

 

Nyeri dada

Saat tumor makin berkembang di dalam paru, tumor dapat menekan saraf yang menyebabkan nyeri di dada dan mengurangi kemampuan untuk bernapas. Rasa nyeri yang dirasakan terasa lebih buruk saat Anda menarik napas dalam-dalam atau melakukan aktivitas tertentu yang memengaruhi paru-paru.

Semakin besar ukuran tumor, semakin besar kemungkinan tumor menekan struktur dan jaringan di sekitar paru. Dokter biasanya akan mengevaluasi seberapa parah gejala yang dirasakan dan menentukan strategi perawatan yang tepat untuk mengendalikan nyeri serta kanker tersebut.

 

Baca Juga: Pria Juga Bisa Terkena Kanker Payudara, Ini Gejalanya

 

Efusi pleura

Efusi pleura terjadi ketika cairan di ruang antara lapisan pleura berkumpul dan menumpuk di lapisan bagian dalam dinding dada. Efusi pleura bisa menjadi komplikasi yang serius bagi penderita kanker paru. Saat bernapas, paru akan melakukan gerakan kembang kempis untuk menarik udara dan menghembuskannya keluar. Ketika ada terlalu banyak cairan yang terkumpul, maka paru tidak bisa mengembang sepenuhnya untuk menarik udara dari luar dan bisa menyebabkan sesak napas serta ketidaknyamanan.

Untuk mengatasi hal ini, dokter perlu menggunakan jarum untuk mengeluarkan kelebihan cairan yang terkumpul di rongga dada. Hal ini bisa membantu meredakan tekanan di organ paru, mengurangi sesak napas, dan mengurangi risiko komplikasi lebih lanjut.

 

Penumpukan cairan di sekitar jantung

Pertumbuhan tumor di bagian tengah dada atau di dekat jantung dapat memengaruhi kinerja jantung dan menyebabkan efusi perikardium. Efusi perikardium adalah penumpukan cairan di selaput yang melindungi jantung (perikardium).

Kondisi ini bisa mengganggu fungsi jantung dan menyebabkan irama jantung menjadi tidak normal. Jantung juga menjadi kesulitan dalam memompa darah. Dalam beberapa kasus, dokter harus membuat sayatan di dada untuk memungkinkan keluarnya cairan dari kantung perikardium.

 

Baca Juga: Penyebab Orang Dengan Kanker Paru Menolak Pengobatan

 

Penggumpalan darah

Pada banyak kasus kanker, termasuk kanker paru, mungkin terjadi peningkatan jumlah trombosit di dalam darah yang disebut trombositosis. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko pembentukan gumpalan darah yang bisa terlepas dari tempatnya dan mengalir ke organ vital seperti otak atau jantung.

 

Metastasis

Sel kanker paru bisa menyebar ke bagian lain tubuh termasuk otak, tulang, hati, dan kelenjar getah bening. Proses ini disebut sebagai metastasis. Ketika ini terjadi, maka dibutuhkan perawatan untuk mengurangi gejala yang timbul, memperlambat perkembangan tumor, dan meningkatkan kualitas hidup.

Saat kanker paru telah bermetastasis atau menyebar ke organ lain, biasanya kanker sudah berada di stadium akhir dan tidak dapat disembuhkan. Namun, perawatan medis seperti kemoterapi, radioterapi, imunoterapi, dan terapi lain tetap bisa diberikan untuk meredakan gejala pasien dan meningkatkan kualitas hidupnya.

 

Apabila Anda memiliki gejala terkait dengan kanker paru-paru seperti batuk kronis, sesak napas, atau adanya darah di dalam dahak, segera konsultasikan kondisi Anda ke dokter. Anda juga bisa memanfaatkan layanan konsultasi dengan mengunduh aplikasi Ai Care melalui App Store atau Play Store.

 

Mau tahu informasi seputar penyakit lainnya? Cek di sini, ya!

 

 

Writer : Agatha Writer
Editor :
  • dr. Alvidiani Agustina Damanik
Last Updated : Rabu, 3 Juli 2024 | 13:17

American Cancer Society (2023). What Is Lung Cancer?. Available from: https://www.cancer.org/cancer/types/lung-cancer/about/what-is.html 

Mayo Clinic (2022). Lung cancer. Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/lung-cancer/symptoms-causes/syc-20374620 

Shishira Sreenivas (2023). Lung Cancer Complications. Available from: https://www.webmd.com/lung-cancer/lung-cancer-complications 

John Hopkins Medicine. Manage Shortness of Breath with Lung Cancer. Available from: https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/lung-cancer/manage-shortness-of-breath-with-lung-cancer 

Julie Scott, MSN, ANP-BC, AOCNP (2022). Lung Cancer and Coughing Up Blood: When to See a Healthcare Provider. Available from: https://www.verywellhealth.com/lung-cancer-and-hemoptysis-5212804 

Cleveland Clinic (2022). Coughing Up Blood. Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/17696-coughing-up-blood 

Mathieu Rees (2023). What causes chest pain when you have lung cancer?. Available from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/chest-pain-from-lung-cancer 

Matthew Hoffman, MD (2023). What Is a Pleural Effusion?. Available from: https://www.webmd.com/lung/pleural-effusion-symptoms-causes-treatments 

Cedars Sinai (2022). Pericardial Effusion. Available from: https://www.cedars-sinai.org/health-library/diseases-and-conditions/p/pericardial-effusion.html