Puasa menyebabkan perubahan jadwal makan dan minum, sehingga rentan memicu dehidrasi. Bagi pengidap asam urat, penting untuk mengatur pola makan dan minum selama puasa untuk mencegah nyeri asam urat kambuh. Bagaimana pengidap asam urat mencegah kambuhnya asam urat selama puasa? Simak dalam artikel berikut.
Apa Itu Nyeri Asam Urat?
Nyeri asam urat disebabkan oleh tingginya kadar asam urat dalam tubuh, yang merupakan senyawa hasil metabolisme purin. Ketika tubuh kelebihan asam urat, senyawa ini dapat menumpuk di persendian, menyebabkan rasa nyeri dan pembengkakan. Meskipun biasanya menyerang persendian jempol kaki, nyeri asam urat juga bisa terjadi di persendian lain, seperti lutut, pergelangan kaki, atau siku.
Serangan asam urat dapat sangat menyakitkan dan terjadi secara tiba-tiba. Serangan dapat berlangsung selama 1-2 minggu dengan intensitas yang bervariasi. Ketika serangan asam urat kambuh, beberapa gejala nyeri asam urat yang dapat muncul antara lain:
- Nyeri yang hebat
- Perubahan warna atau kemerahan
- Kekakuan
- Bengkak
- Area yang radang terasa hangat atau seperti terbakar
Baca Juga: Efektifkah Penggunaan Baking Soda untuk Meredakan Asam Urat?
Tips Mencegah Serangan Asam Urat saat Puasa
Saat puasa, tubuh tidak mendapat asupan cairan sekitar 14 jam. Kondisi ini memicu dehidrasi yang menjadi salah satu pemicu terjadinya nyeri asam urat. Ketika dehidrasi, tubuh kekurangan cairan untuk melarutkan asam urat, sehingga menyebabkan penumpukan di persendian.
Selain dehidrasi, pola makan juga memengaruhi risiko kambuhnya serangan asam urat. Jika Anda memiliki penyakit asam urat, berikut ini beberapa cara mencegahnya:
Hindari makanan pemicu serangan asam urat
Selama berpuasa, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan pemicu asam urat saat buka dan sahur. Beberapa makanan yang harus dihindari adalah makanan tinggi purin seperti:
- Daging merah: sapi, domba, kambing, babi, sapi muda, dan rusa.
- Jeroan: hati, ginjal, usus, limpa dan otak.
- Makanan laut: kerang, udang, lobster, remis, ikan teri, dan sarden.
- Makanan tinggi gula: minuman soda, permen, dan makanan cepat saji.
- Kalkun.
- Ragi dan ekstrak ragi.
- Minuman beralkohol.
Untuk amannya, pilih makanan rendah purin seperti kentang, nasi, roti, buah-buahan segar, sayuran, kacang-kacangan, dan tahu. Meskipun sebagian besar pengidap asam urat masih dapat mengonsumsi daging unggas dan daging merah, pastikan konsumsinya terbatas, sekitar 4-6 ons per hari.
Cukupi kebutuhan cairan tubuh
Untuk mencegah dehidrasi, upayakan minum cairan hingga 6-8 gelas per hari. Anda bisa membagi waktu minum air dengan cara minum 2 gelas air putih saat berbuka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur.
Selain air putih, Anda bisa memperbanyak minum susu skim, jus ceri atau jeruk, serta kopi dalam dosis tertentu. Hindari minuman manis dan beralkohol karena dapat memengaruhi kerja tubuh dalam memetabolisme purin.
Baca Juga: Pengobatan Rumahan untuk Meredakan Asam Urat
Tips Mengatasi Serangan Asam Urat saat Puasa
Apabila serangan asam urat terjadi saat puasa, Anda bisa mengatasinya dengan pengobatan rumahan dan minum obat-obatan. Jika nyeri asam urat menjadi tidak tertahankan, segera batalkan puasa dan minum air putih untuk meredakan gejalanya. Selanjutnya, konsumsi obat asam urat yang telah diresepkan dokter atau mengonsumsi obat yang dijual bebas di apotek.
Untuk meredakan nyeri, kompres dingin pada area yang nyeri selama 20 menit, kemudian istirahatkan persendian hingga rasa nyeri mereda. Jika nyeri tidak mereda setelah 2 hari atau semakin parah, segeralah periksakan diri ke dokter.
Dehidrasi saat puasa dapat memicu serangan asam urat. Jika Anda mengalami serangan asam urat, lakukan penanganan di atas dan konsultasikan ke dokter jika nyeri tidak berkurang dalam waktu 48 jam. Anda juga bisa memanfaatkan fitur konsultasi pada aplikasi Ai Care yang bisa diunduh melalui App Store atau Play Store.
Mau tahu informasi seputar penyakit lainya? Cek di sini, yah!
- dr Nadia Opmalina
Cleveland Clinic. Gout Low Purine Diet. Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/22548-gout-low-purine-diet
Key, A. (2024). What Is the Gout Diet?. Available from: https://www.webmd.com/arthritis/gout-diet-curb-flares
Cleveland Clinic. Gout. Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/4755-gout
Millar, H. (2023). What causes gout flare-ups?. Available from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/what-causes-gout-flare-up#other-causes
Racelis, A. (2025). What Is Gout?. Available from: https://www.webmd.com/arthritis/gout-attacks-at-home
Nall, R. (2023). 10 home remedies for gout. Available from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/324972#causes